Kamis, 21 Juli 2011

BERKORBAN ITU NIKMAT

Bila di hatimu tak ada kelezatan yang bisa kamu dapatkan dari amal yang kamu lakukan, maka curigailah hatimu (Ibnu Taimiyah)

Para salafushalih lebih menginginkan kesulitan dalam berkorban dan memberi untuk orang lain tanpa terganggu dengan pemberian dan imbalan.

Imam al Auzai menolak pemberian murid-muridnya yang ingin belajar hadits darinya. “Kalian boleh memilih, jika kalian ingin hadiah ini aku terima, aku tidak akan mengajarkan hadits pada kalian. Jika kalian ingin belajar hadits dariku, maka hadiah ini tidak aku terima,” katanya.

Yusuf Qardhawi pernah menceritak sebuah kisah saat ia ditahan di penjara perang Mesir. Seorang ikhwan bernama Hilmi Mukmin dipukuli secara membabi buta dengan cambuk dan tongkat, ia dihukum karena menolak diperintahkan memukul muka saudaranya sesama ikhwan. Ia lebih memilih disiksa oleh algojo dan memelihara kehormatan saudaranya.

Ternyata, meski dihujani pukulan bertubi-tubi, Hilmi Mukmin tak mengeluarkan kata-kata apa pun yang menunjukkan bahwa ia merasakan sakit. Sikap Hilmi membuat algojo putus asa hingga ia berhenti memukuli karena kelelahan. Para algojo itu lalu memeluk Hilmi Mukmin untuk meminta maaf dan mengobati tubuhnya yang berlumuran darah. Mereka mengira Hilmi adalah seorang wali Allah, dan mereka takut menerima pembalasan dari seorang wali Allah. “Semua mukmin yang bertakwa adalah wali di antara wali-wali Allah.”

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. (10:62-63)

Allah pasti membalas amal seseorang di dunia dengan rasa nikmat, kecerahan dan ketenangan dalam hati. Tapi bila ada orang yang belum merasakan hal itu, berarti amalnya terkontaminasi.

“Aku telah membuktikan bahwa kenikmatan hidup itu ternyata ada pada kesabaran kita dalam berkorban.” (Umar bin Khattab).

disarikan dari salah satu bab Berjuang di Dunia Berharap Pertemuan di Surga (buku boleh minjem punya mr, hihi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sila ngoceh di sini....